Lokakarya Pesantren Sehat Di Pondok Pesantren Al Munawwir Karobelah Mojoagung

Jombangkab-Dinkes; Poskestren merupakan salah satu wujud Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) di lingkungan pondok pesantren, dengan prinsip dari, oleh dan untuk warga pondok pesantren, yang mengutamakan pelayanan promotif (peningkatan) dan preventif (pencegahan) tanpa mengabaikan aspek kuratif (pengobatan) dan rehabilitatif (pemulihan kesehatan), dengan binaan Puskesmas setempat. Tujuan dibentuknya Poskestren adalah mewujudkan Pondok Pesantren Sehat, kemandirian warga pondok pesantren dan masyarakat sekitar dalam berperilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Dalam rangka memberikan bimbingan kepada Petugas Puskesmas dan meningkatkan peran serta Pondok Pesantren untuk mewujudkan Pondok Pesantren Sehat, maka perlu dilakukan kegiatan  Lokakarya Pesantren Sehat. Lokasi yang sudah ditentukan di mana sebelum pelaksanaan sudah ada koordinasi yang baik antara petugas Puskesmas Gambiran bersama tim dari kabupaten yaitu seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat sebagai penyelenggara dan Pengelola Pondok Pesantren Bpk KH. Chaerul Anwar dari Dsn Sambilanang Desa Karobelah Kecamatan Mojoagung, telah disepakati acara lokakarya pada tanggal 9-11 Juni 2021 mulai hari Rabu, Kamis dan Jum’at. Pelaksanaan Lokakarya 3 hari dengan jumlah waktu 17 jam yang akan di berikan sertifikat oleh dinas kesehatan.
Pada tanggal 9 Juni acara dimulai jam 09.30 WIB, acara dibuka oleh Kabid Kesmas sebagai wakil dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, disampaikan bahwa tujuan lokakarya secara umum meningkatkan peran serta masyarakat Pondok Pesantren untuk mewujudkan Pesantren Sehat, tujuan Khusus  adalah Memfasilitasi Puskesmas dan Pondok Pesantren dalam mewujudkan Pondok Pesantren Sehat, Meningkatkan kapasitas Petugas Puskesmas, Pengelola Pondok Pesantren dan Santri Husada tentang pelaksanaan SMD, MMPP, penyusunan Rencana Tindak Lanjut, Pelaksanaan Kegiatan dan Evaluasi. Memfssilitasi terbentuknya Poskestren dan Meningkatkan pengetahuan, membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan  Sehat dan mewujudkan lingkungari sshat di Pofdok Pesantren. Jumlah peserta sebanyak 26 orang yang terdiri dari Ustad & Ustadhah 8 orang 4 putra dan 4 putri, santri putra/putri masing-masing 7 orang, dari Puskesmas Brambang 1 orang, Puskesmas Mayangan 1 orang, Puskesmas Gambiran 4 orang.
Sebagai narasumber dari kemenag Bpk Ilham Rokhim Sag.,M.Hi dengan tema Dukungan Kemenag Jombang dalam Pengembangan dan Pembinaan Pondok Pesantren Sehat dan disusul materi kedua oleh Kabid kesmas Bpk dr. M Vidya Buana.MH judul materi Penyelenggaraan Pondok pesantren Sehat melalui Poskestren. Dilanjut tim dinkes oleh Sulistiyani.M.Kes dan Rahayu Wijayanti, M.Kes prolog dari survey PHBS Pondok Pesantren.

Hari kedua inti dari lokakarya Pesantren sehat, peserta hadir jam 08.00 WIB,  dibuka dengan do’a, review materi hari pertama dan ice breaking, sebagai awal materi secara teori Survey Mavas Diri (SMD) dan Musyawarah masyarakat Pondok (MMP) Pesantren sehat disampaikan oleh Kasi Promkes dan Pemberdayaan Masyarakat, Luluk Nurkholishoh,MSi,  dilanjutkan pelaksanaan SMD di santri putra dan putri Pondok Pesantren al Munawwir untuk mengisi kuesioner oleh para peserta lokakarya, turun ke pondok santri laki-laki sebagian dan pondok perempuan sebagian untuk mengisi kuesioner dan observasi kamar, dapur, kamar mandi, dan lingkungan serta menanyakan perilaku santri, beberapa saat kurang lebih 30 menit peserta kembali ke tempat peserta dan melakukan rekapan hasil kuesioner SMD, mencari masalah, memprioritaskan masalah dan membuat draf rencana kegiatan untuk bahan Musyawarah Masyarakat Pondok Pesantren yang pada hari ke tiga akan dihadiri Kepala Desa Karobelah, Pengelola Pondok, Kepala Puskesmas Gambiran.
Hari ke tiga setelah undangan lengkap maka acara MMD di lanjutkan, di awali dengan berdo’a review materi pada hari kedua, ice breaking kemudian paparan oleh ketua peserta lokakarya ustad Saeful yang memberikan 7 solusi dan disepakati oleh Pengelola Pondok, Kepala Desa dan Kepala BLUD Puskesmas Gambiran. Out put yang dihasilkan dari lokarya Pondok Pesantren adalah terbentuknya Poskestren dengan adanya surat keputusan (SK) pembentukan Poskestren di Pondok al Munawwir dengan stukturnya. Setelah penandatangan SK Pembentukan Poskestren maka sambutan kades desa Karobelah dan Pengelola Pondok berharap agar acara yang telah diselenggarakan bermanfaat bagi masyarakat pondok dan masyarakat sekitar,  sambutan terakhir oleh kapus Gambiran yang diwakilkan kepada staf Promkes & Pemberdayaan Masyarakat Silvi, pada dasarnya minta dukungan semua pihak agar poskestren dapat berjalan dan santri dapat sehat optimal sehingga santri akan cepat dapat berproses dalam menghafal al Quran. Dinas Kesehatan berharap kepada semua yang hadir agar membentuk tim yang solid di tingkat Puskesmas dan desa supaya program poskestren berjalan sesuai dengan harapan, yaitu santri sehat tanpa penyakit dapat belajar tanpa halangan