Revitalisasi Taman Pemulihan Gizi (TPG) Dalam Rangka Pencegahan Stunting Dan Gizi Buruk

Jombangkab-Dinkes; Stunting atau pendek merupakan salah satu indikator gizi klinis yang dapat memberikan gambaran gangguan keadaan sosial ekonomi secara keseluruhan di masa lampau dan sebagai manifestasi akibat lebih lanjut dari tingginya angka berat badan lahir rendah dan kurang gizi pada masa balita serta tidak adanya pencapaian perbaikan pertumbuhan (catch-up growth) yang sempurna pada masa berikutnya.
Selain stunting, gizi buruk juga merupakan masalah gizi di Kabupaten Jombang bahkan dalam tiga tahun berturut-turut jumlah balita gizi buruk semakin meningkat. Persentase balita gizi buruk  pada tahun 2018 sebanyak 2,1% meningkat pada tahun 2019 menjadi 2,64%  dan tahun 2020  sebanyak 2,76%.Untuk mengatasi hal tersebut tidak bisa hanya ditangani oleh sektor kesehatan saja tetapi juga perlu adanya keterpaduan antara pemerintah, swasta, LSM dan masyarakat seperti Taman Pemulihan Gizi dimana salah satu kegiatannya adalah pemberian makanan tambahan (PMT) Pemulihan yang berbasis bahan makanan lokal dengan menu khas daerah yang disesuaikan dengan kondisi setempat. Data tahun 2020 jumlah Taman Pemulihan Gizi yang ada sebanyak 206 namun yang aktif hanya 164,  untuk itu Dinas Kesehatan perlu mengadakan Revitalisasi Taman Pemulihan Gizi dalam rangka pencegahan stunting dan gizi buruk di Kabupaten Jombang.
Tujuan umum diadakan kegiatan ini adalah menurunkan kasus balita gizi buruk, gizi kurang dan stunting dan tujuan khusus mengaktifkan kembali Taman Pemulihan Gizi, meningkatkan pengetahuan TP PKK Kabupaten dan Kecamatan dalam pelaksanaan Taman Pemulihan Gizi serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penanggulangan masalah gizi. Penyelenggaraan acara di Gedung Pemkab Bung Tomo pada tanggal 11 Juni 2021, dengan peserta atau sasaran pertemuan sejumlah 68 orang dengan rincian; Ibu Ketua TP PKK Kabupaten, Pokja IV PKK Kabupaten  2 orang, Pokja III PKK Kabupaten  2 orang, Ibu Ketua TP-PKK Kecamatan  21 orang, Pokja IV PKK Kecamatan  21 orang, Pokja III PKK Kecamatan  21 orang.
Sebagai narasumber Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Jombang dan Penanggung Jawab TPG Kedunglumpang Mojoagung.
Acara dimulai pada jam 08.30 WIB dibuka oleh MC, laporan Panitia Penyelenggara, dilanjutkan sambutan dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang yang diwakilkan sekretaris Dinas Kesehatan, Gatut Wijaya.SH.,MHum sekaligus membuka acara kegiatan tersebut. Materi pertama disampaikan oleh ketua TP PKK Kabupaten Jombang Wiwin Sumrambah, SP dengan tema “Peran PKK dalam mendukung Kegiatan Taman Pemulihan Gizi (TPG)” selama 1 jam yang dilanjutkan Pemateri kedua dari ketua penanggungjawab TPG Desa Kedunglumpang Mojoagung judul materi Pelaksanaan Kegiatan TPG di desa. Diteruskan dengan Praktek penggunaan LILA dilangsungkan dengan discusi, Tanya jawab oleh peserta dan terakhir penutupan oleh kabid Kesmas kabupaten Jombang.


Menurut hasil laporan dari Dinas kesehatan jumlah TPG yang ada sejumlah 206 se Kabupaten Jombang, yang aktif sebanyak 134, ada 10 Puskesmas yang tidak mempunyai TPG, yaitu Puskesmas Bandar Kedungmulyo, Puskesmas Wonosalam, Puskesmas Mayangan, Puskesmas Jelak Ombo, Puskesmas jabon, Puskesmas Tambak Rejo, Puskesmas Pulo Lor, Puskesmas Jatiwates, Puskesmas Keboan dan Puskesmas Plandaan selain Puskesmas diatas sudah ada TPG sejumlah 24 Puskesmas. Pembiayaan  dari dana mandiri 5 TPG semua berasal dari wilayah Puskesmas Bawangan Ploso, dari dana desa sejumlah 89 TPG dan sisanya pendanaan berasal dari Dana Bantuan Operasional Kesehatan. Harapan pada tahun ini TPG dengan pertemuan kali ini dapat mengaktifkan kembali dan lebih semangat dalam pencegahan/penanganan stunting, karena salah satu upaya kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat dan hasilnya juga bisa dirasakan langsung oleh masyarakat dalam hal ini sasaran .
Demikian acara kegiatan revitalisasi TPG semoga apa yang sudah di dilakukan dapat memahami baik secara teori maupun prakteknya sehingga hasilnya sesuai dengan harapan atau tujuan, dimana seluruh lapisan masyarakat Jombang dapat menekan angka stunting serendah-rendahnya, dengan demikian akan dapat membantu mempercepat terwujudnya visi dan misi Bupati Jombang. Aamiin YRA.