Sosialisasi Pendampingan Ibu Hamil Risiko Tinggi Tahun Anggaran 2021

Jombangkab.go.id-Dinkes,

Kader pendamping merupakan sosok seorang yang paling dekat dengan masyarakat yang mengerti dan memahami budaya sosial masyarakat sehingga bisa memberikan informasi, bimbingan dan suport kepada ibu hamil dan keluarganya. Peran kader dalam mendampingi ibu hamil risiko tinggi memiliki pengaruh besar, salah satu kegiatan di dinas kesehatan seksi Promkes dan Pemberdayaan Masyarakat bekerjasama dengan Puskesmas dan desa. Dengan Pendampingan oleh kader diharapkan dapat merubah perilaku ibu hamil untuk dapat melakukan deteksi dini dan selalu rutin dalam melakukan pemeriksaan kehamilan terkait 10 T, Standart Pelayanan Operasional (SOP) di fasilitas pelayanan kesehatan atau Puskesmas.
Untuk mempersiapkan kader agar dapat memberikan ibu hamil edukasi dan informasi yang tepat, maka diperlukan kegiatan sosialisasi pendampingan ibu hamil Risiko Tinggi. Kegiatan sosialisasi pendampingan akan menjelaskan bagaimana penyelenggaraan dan tugas apa saja yang akan dilaksanakan oleh kader dilapangan selama proses pendampingan nanti. Dengan adanya kegiatan ini kader akan dapat mengetahui, mengerti dan memahami bagaimana gambaran dilapangan dalam menjalankan tugasnya sebagai pendamping dengan baik dan benar.
Tujuan kegiatan ini adalah 1). Memperkenalkan program pendampingan ibu hamil resiko tinggi; 2) Meningkatkan pengetahuan dan Pemahaman tentang tugas kader pendamping; 3). Meningkatkan pengatahuan kader tentang informasi terkait kesehatan kehamilan, persalinan, Nifas serta deteksi dini pada bayi. Peserta yang di undang dimana era Covid 19 harus dibatasi sehingga jumlah 30 orang terdiri dari 10 orang kader, 10 orang Petugas Promkes, dan 10 orang Bidan Koordinator Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).
    Pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Pendampingan Ibu Hamil Risiko Tinggi dilaksanakan pada tanggal 24 Juni 2021, di Edotel SMKN I Jombang. acara dimulai dengan regestrasi jam 08.00 WIB dilanjutkan sambutan sekaligus pembukaan acara oleh kepala dinas kesehatan yang diwakilkan kepada kepala bidang kesehatan masyarakat dr. M Vidya Buana. MH. Pesan kepada para kader tentang tugas mulia yang menjadi salah satu tugas penting dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian bayi (AKB) juga pencegahan stunting sedini mungkin dengan melakukan deteksi dini ibu hamil pada saat hamil, bersalin, nifas juga deteksi dini bagi bayi.
    Sebagai narasumber utama adalah ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga ibu Wiwin Sumrambah,SP    dengan pesan menyemangati para ibu kader untuk bisa berperan dalam pencegahan dan penanggulangan stunting di Kabupaten Jombang. dari profesi kebidanan yaitu Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dengan narasumber wakil ketua IBI cabang Jombang b. Yasmin ,SPsi judul materi  dan materi terakhir berjudul “Peran IBI dalam Pelayanan Pendampingan Ibu Hamil Risiko Tinggi” dari Dinas kesehatan seksi Kesehatan Keluarga Gizi Masyarakat (KGM) disampaikan oleh Sri Sumiarsih,SST judul materi Peran “Deteksi Dini Ibu Hamil Risiko Tinggi”    Adapun sumber dana yang di gunakan untuk kegiatan Sosialisasi Pendampingan Ibu hamil risiko Tinggi berasal dari Bantuan keuangan khusus Bidang Kesehatan. Kegiatan ditutup oleh kepala bidang Kesehatan masyarakat yang diwakilkan ke kepala seksi Promkes dengan menggaris bawahi tugas-tugas kader yg memang sangat dibutuhkan diera Covid 19 di program Pendampingan Ibu hamil Risiko Tinggi.